esai-tributetosukarno


Usai membacakan teks proklamasi yang tak sempat direkam dan malah dibuang kertasnya itu, Bung Karno yang kelaparan sejak menjabat Presiden Republik Indonesia pertama, menyusuri jalan ke arah barat dari rumahnya. Di perempatan jalan Menteng ia lantas berhenti. Ia lalu memesan sate limapuluh tusuk dengan segenap percaya diri sebagai bapak bangsa.

Ya, itulah perintah pertama presiden kita yang perdana, pada anaknya yang sedang gembira ria dengan gegap gempita pekik “Merdeka…! Merdeka…! Merdeka!”

Begitulah sekelumit cerita tentang Soekarno, sang Manusia Indonesia Pertama.

Sungguh masih banyak kisah tentang Soekarno yang mungkin belum sempat kita dengar atau baca.

Untuk itu, Khatulistiwamuda menghelat Lomba Menulis Esai “Manusia Indonesia Pertama” untuk anak muda.

Perhelatan ini adalah sebentuk upaya berterimakasih pada seorang anak manusia yang telah mengorbankan diri-hidupnya bagi banyak orang yang sedang tertindas. Bagi rakyat yang ia cintai juga sayangi. Ini sebuah gerakan apolitis. Non-partisan. Murni tanda cinta yang tak seujung kuku perjuangannya. Dari segelintir pemuda yang tak mau menyerah kalah pada keadaan nan timpang. Kami sedang berusaha mengenalkan lagi sosok Bung Karno pada generasi muda Indonesia, yang tak tahu bahwa pendiri negara dan presiden pertamanya, keren, juga mengagumkan.

Lomba Menulis Esai adalah rangkaian awal dari sekian kegiatan yang nanti dihelat. Puncaknya pada penghujung September 2016, di Bandung. Kota yang jadi saksi bisu perjalanan Bung Karno yang kemudian tampil di panggung tertinggi sejarah bangsanya–bahkan dunia.

WhatsApp-Image-20160604 (1)

 

Lomba Menulis Esai “Manusia Indonesia Pertama”

Pendaftaran dan pengiriman karya tulis: 6 Juni – 6 Agustus 2016

Pengumuman pemenang karya tulis diadakan di Bandung dalam acara “Tribute to Sukarno” pada tanggal 30 September 2016.

 

Syarat dan Ketentuan:

Pengiriman:

-Karya dikumpulkan dalam format digital.

-Softcopy esai dapat dikirimkan ke alamat email: khatulistiwamuda@gmail.com.

 

Penerimaan:

-Naskah diterima panitia paling lambat tanggal 6 Agustus 2016, pukul. 23.59 WIB.

 

Penjurian dilakukan oleh:

-Wisnu Nugroho (Pemred Kompas.com)

-Apung Widadi (Jurnalis)

-Ren Muhammad (Esais dan pecinta Indonesia).

 

Pendaftaran:

-Peserta dibatasi usia 15-23 tahun (pada tanggal 6 Juni 2016).

-Membayar biaya pendaftaran senilai Rp.150.000 melalui transfer ke rekening BCA a.n Reno Azwir 2181652031

-Konfirmasi pembayaran melalui SMS ke nomor: 085814122506 (Obee)

-Mengisi formulir pendaftaran (bisa diunduh di https://bit.ly/27Z6sdJ).

 

Hadiah:

Juara I : Plakat dan Sertifikat, Uang Tunai Rp.5.000.000,-

Juara II : Plakat dan Sertifikat, Uang Tunai Rp.3.000.000,-

Juara III : Plakat dan Sertifikat, Uang Tunai Rp.2.000.000,-

 

Panduan perlombaan dan formulir dapat diunduh di link: https://bit.ly/27Z6sdJ

 

Narahubung:

Reno : 082122272795

Bendra A. : 083820721977

 

FB: Tribute To Sukarno

Twitter: @tributesukarno

Ren Muhammad

Ren Muhammad

Pecinta kehidupan dan pengembara waktu. Pendiri Khatulistiwamuda yang bergerak pada tiga matra kerja: pendidikan, sosial budaya, dan spiritualitas. Selain membidani kelahiran buku-buku, juga turut membesut Yayasan Pendidikan Islam Terpadu al-Amin di Pelabuhan Ratu, sebagai Direktur Eksekutif.
Ren Muhammad
http://riverpost.id/wp-content/uploads/2016/06/esai-tributetosukarno.jpghttp://riverpost.id/wp-content/uploads/2016/06/esai-tributetosukarno-150x150.jpgRen MuhammadArts & CultureSticky Notes  Usai membacakan teks proklamasi yang tak sempat direkam dan malah dibuang kertasnya itu, Bung Karno yang kelaparan sejak menjabat Presiden Republik Indonesia pertama, menyusuri jalan ke arah barat dari rumahnya.┬áDi perempatan jalan Menteng ia lantas berhenti. Ia lalu memesan sate limapuluh tusuk dengan segenap percaya diri sebagai bapak bangsa. Ya,...B e r b a g i -- H a n y a -- y a n g -- B a i k
  • 11
  • 16
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    27
    Shares