Bukan Bobo

Dalam safari bergurunya, Nabi Musa dibuat heran oleh tindakan Nabi Khidir yang menegakkan sebuah tembok rumah yang hampir roboh. Nabi Musa, yang sebelum bertemu Nabi Khidir sempat menyebut dirinya sebagai mahluk paling alim di bumi, tak bisa menerima begitu saja tindakan Nabi Khidir. Mengapa dia harus menegakkan sebuah tembok di kota yang berisi orang-orang kafir yang tak mau menerima mereka dengan baik? Sebelumnya, Nabi Khidir melubangi perahu nelayan yang memberi mereka tumpangan dan membunuh seorang anak kecil yang mereka temui.

Pulang Memancing

Lalu aku teringat pada guruku, Nak. Suatu ketika dia bilang, “pembohong dan orang-orang yang tidak jujur bisa mendapatkan apa saja, kecuali ketenangan dan kedamaian.”

Jadi ingatkan aku, Nak. Pegang kata-kataku, jika suatu hari terpaksa memilih, akan lebih baik bagiku untuk memberimu makan ikan mujair atau nila yang kita pancing dari sungai-sungai kotor dan menuntunmu berjalan pulang dalam hujan, daripada harus menjadi orang yang berdiam dalam kendaraan-kendaraan mewah tapi tak merasa tenang.