Ibu-ibu, Ibu Kota

Seorang ibu yang bekerja tetaplah bisa menjadi ibu yang baik. Selama motivasi mereka demi kebahagiaan anak, suami dan keluarganya. Sederhananya, semuanya harus dilakukan demi cinta bukan karena ambisi pribadi.

semesta kobokan

Semesta Kobokan

Semesta kobokan sejatinya bukan hanya sebatas meja makan, atau meja operasi di Rumah Sakit. Ia menyimpan semacam pesan yang luhur. Kegunaan azalinya memang untuk membersihkan tangan sebelum makan, tapi kobokan juga semacam kiasan bahwa hidup ini mesti sering-sering dibersihkan.

Mommy in Plastic Boots

Kira-kira 15 tahun yang lalu, dia mempercayakan hidupnya kepada seseorang. Seorang laki-laki yang kemudian menjadi suaminya. Laki-laki yang sama yang lalu meninggalkannya begitu saja ketika ia usia kandungannya memasuki tujuh bulan. Anaknya lahir tanpa ayah yang menungguinya. Anak itu sekarang sudah kelas 8 SMP.

Demikian Adanya

Itulah seorang ayah, Nak. Kadang hanya kebanggaan dari keluargalah yang diharapkannya. Mungkin karena usia tua, kami jadi semakin kehilangan fungsi. Suatu hari nanti, kami mungkin tak bisa lagi kau andalkan untuk memasang hammock atau menyalakan trangia-mu.

Malaikat yang Terinjak Sayapnya

Salah satu sebab aku menjadi wartawan, adalah karena ingin menyamai perjalanan bapakku. Bapakku pernah mendatangi banyak tempat, dan aku ingin seperti dia. Setiap tiba di tempat baru, aku pasti mengabari bapakku. Bapak, aku di Miangas! Bapak, aku di Soweto! Seringkali aku tergelincir untuk membangga-banggakan keberhasilanku, tapi pada saat itulah sebenarnya kegagalanku. Sampai pada satu titik, aku menyadari bahwa aku tak akan pernah bisa menyamai perjalanan bapakku.

Sematjam Kasih Sayang

Bagaimanapun juga, kantor itu telah menempanya menjadi kuat. Menjadi lebih kuat untuk melakoni pekerjaan lain, pekerjaan terberat di kolong langit ini: menjadi ibu penuh untukmu, dan memastikan dirinya selalu ada setiap saat kamu ingin menyusu.