Martin Molin dan Alat Musik Kelerengnya -- Foto: Still image dari Youtube/Wintergatan
Martin Molin dan Alat Kelerengnya — Foto: Still image dari Youtube/


Martin Molin memulai pekerjaannya pada Desember 2014.

Pertama, ia membuat roda yang menjadi perangkat utama untuk menghasilkan musik. Berbulan-bulan Molin membuat mesin, dan kemudian dilanjutkan dengan memasang gitar bass, simbal, dan kolintang. Setelah itu, Molin memasang 2000 di dalam mesin. -kelereng inilah yang akan menghasilkan nada.

“Konsep dasar dari mesin ini adalah mengangkat kelereng, lalu biarkan jatuh secara teratur. Lalu kelereng diangkat lagi, seperti bermain dengan fisika,” kata Molin.

Saat kelereng jatuh, suara yang dihasilkan oleh mesin ini masih harus diproses melalui komputer.

Molin menamai mesinnya ini Wintergatan Marble Machine.

Molin membuatnya selama 14 bulan. Dan videonya di Youtube kini sudah ditonton lebih dari 14 juta kali.

M Isfarani

anak magang di The River Post. Tugas utamanya sebenarnya bikin kopi dan beli nasi. Masih belajar menulis.
http://riverpost.id/wp-content/uploads/2016/03/winter-1-e1458461095941.jpghttp://riverpost.id/wp-content/uploads/2016/03/winter-1-150x150.jpgM IsfaraniRecent PostsThe WorldIsfarani,Kelereng,Musik,WintergatanMartin Molin memulai pekerjaannya pada Desember 2014. Pertama, ia membuat roda yang menjadi perangkat utama untuk menghasilkan musik. Berbulan-bulan Molin membuat mesin, dan kemudian dilanjutkan dengan memasang gitar bass, simbal, dan kolintang. Setelah itu, Molin memasang 2000 kelereng di dalam mesin. Kelereng-kelereng inilah yang akan menghasilkan nada. “Konsep dasar dari mesin...B e r b a g i -- H a n y a -- y a n g -- B a i k