Dia yang Kau Panggil Mama

River, hari ini ada yang berulangtahun. Aku tak bisa kasih hadiah apa-apa. Pun malam ini, aku tak bisa mengelola bahkan semacam makan malam romantis yang sederhana saja. Aku ini memang bukan orang romantis. Bila pakai skala 1 sampai 10, skala romantismeku sekitar minus 3. Kadang-kadang minus 5 tergantung cuaca.

Usianya semakin bertambah kini. Banyak tahun telah dilewatinya, dan tidak semuanya mudah. Dulu, sebelum kami bersama, aku sering menemukannya menangis bila dia terkenang ayahnya. Lalu aku datang dan berlagak bisa menemani kesedihannya. Dan setelah itu kau bisa tebak apa yang terjadi. Inilah faedah perpaduan ilmu dari Kitab Mari Bergaul dan jurus Buaya #3.

Ini ulang tahun ketiga dia bersamaku. Di ulangtahunnya yang lewat, tak satu pun benda berharga yang pernah aku hadiahkan padanya. Karena aku tak menghadiahkan benda melainkan diriku untuk berkhidmat kepadanya. Meski aku mahfum bahwa aku adalah hadiah yang tak paripurna, semacam paket yang bungkusnya koyak oleh keteledoran kurir jasa titipan kilat. Aku adalah paket hadiah yang ringkih, mudah patah, dan gampang meledak. Tapi tetap diterimanya dengan baik, walau dia tahu bahwa dia berhak untuk sesuatu yang lebih baik.

Dan dengan itu dia mengukuhkan dirinya sebagai perempuan. Perempuan yang berani menemani kegelisahan dan ketakutan lelaki di sampingnya. Seperti Khadijah yang menyelimuti Muhammad ketika Sang Nabi datang dengan gemetar.

Nak, hari ini ada yang berulang tahun. Aku merasa beruntung kita semua masih terjaga di peralihan hari dini hari tadi. Sehingga aku dan kamu bisa kasih ciuman di pipi untuk dia.

Perempuan itu. Perempuan yang kau panggil Mama. Seperti ulangtahunnya yang kemarin-kemarin, aku hanya bisa kasih selarik doa. Semoga dia menjadi lebih bahagia dengan adanya kita di hidupnya.

Fauzan Mukrim

Fauzan Mukrim

Pekerja TV swasta. Tinggal di pinggiran Jakarta bersama istrinya, Desanti, dan dua anaknya, River dan Rain.
Fauzan Mukrim

Latest posts by Fauzan Mukrim (see all)

  • Maria Shabrina

    Sangat menyentuh … terutama di bagian “Dan dengan itu dia mengukuhkan dirinya sebagai perempuan. Perempuan yang berani menemani kegelisahan dan ketakutan lelaki di sampingnya. Seperti Khadijah yang menyelimuti Muhammad ketika Sang Nabi datang dengan gemetar.”

  • terima kasih, mba bunbunbin dan mba ticonk.. 🙂

  • selamat ulang tahun mama River, smoga makin barokah umurnya..

  • Selamat ulang tahun, mama River.. Semoga beribu doa terlimpah utkmu..
    anyway, always love your note, bang ozan.. and waiting for your "River's Note".

    Salam kenal!