Tak Perlu Menangis

Kami hanya boleh menangis jika suatu saat kalah melawan keinginan khianat, atau gagal mendidik anak dan terpaksa melihatnya duduk di kursi terdakwa karena mengambil sesuatu yang bukan haknya.

Barangkali Lupa

Selain Ine Febriyanti, tiga sutradara lain juga bekerja keras menyampaikan pesan anti-korupsi dalam film mereka, yaitu Emil Heradi (Rumah Perkara), Lasja F. Susatyo (Aku Padamu), dan Chairun Nissa (Psssttt… Jangan Bilang Siapa-siapa).

Semua film digarap dengan ide cerita yang sederhana, berangkat dari kejadian sehari-hari yang sering kita temui di sekitar kita. Lurah yang khianat di Rumah Perkara, anak muda kebelet nikah yang bimbang ingin menyogok petugas KUA di Aku Padamu, atau guru dan siswa yang doyan mencatut harga di Psssttt… Jangan Bilang Siapa-siapa.

Membayangkan Jakarta Besok

Selalu ada kelompok-kelompok kecil yang memimpikan perbaikan untuk kota ini, yang tidak puas hanya menjadi tukang teriak tanpa solusi. Mereka yang beranggapan untuk hidup di Jakarta tidak melulu harus menunggu uluran tangan pemerintah atau penyelenggara negara

Sisa Senyum

Mari kita doakan semoga beliau tetap bersih dan berani, seperti halnya kita tak putus-putusnya mendoakan diri sendiri, kadang dengan air mata yang menggenangi bulu mata karena saking tak mampunya kita untuk sekadar melawan hawa nafsu. Pak Abraham Samad menangani yang besar-besar, kita yang super-mikro. Pak Abraham dan pimpinan KPK lainnya bekerja keras untuk menyelamatkan kehidupan 200 juta lebih penduduk Indonesia dari kemaruknya segelintir orang pemakan pajak, aspal, dan besi beton.

3 Urinoir

Dalam hidup memang tak ada yang sia-sia, Nak. Urinoir yang bentuknya begitu-begitu saja itu pun sesungguhnya adalah guru. Mungkin seperti laut atau gunung yang mengajarimu tentang keberadaan Tuhan dan sekaligus menegaskan eksistensimu juga.
Di depan urinoir kita percaya, betapa kita sangat bergantung pada sebuah lubang kecil di bagian tubuh kita.

Yue Yue Akhirnya Pergi

Tidak lama lagi, Nak, mungkin di bulan Oktober ini, Bumi akan menyambut penduduk yang ke-7.000.000.000. Yue Yue yang akhirnya pergi hari ini akan selalu mengingatkan kita pada hal ajaib tentang manusia. Bahwa satu angka dari 7 milyar itu bukanlah sekadar hitungan. Bukan sekadar statistik.

Yue Yue akhirnya pergi, Nak. Meninggalkan kita bertarung dengan diri sendiri.

Menonton Artis Ibukota

Oya, Nak, Hari Mukti sekarang sudah jadi da’i, beliau tidak lagi naik ke atas kap mobil jip. Nike Ardilla tewas kecelakaan. Ikang Fauzi menikah dengan Marissa Haque. Anang sekarang tidak lagi berduet dengan Syahrini. Ashanti menggantikannya. KD dan Raul Lemos juga sudah punya anak. Namanya Amora.

Balada Calon Debitur

Kau bayangkan, ada seorang ibu yang masih merasai perih sehabis melahirkan, berjalan menyusuri hampir separuh Jakarta hingga kelelahan dan berhenti untuk rebah di mana saja.

River, di pekerjaanku ini aku sudah sering melihat ayah-ayah yang nyaris tak berdaya melawan nasib buruk. Tapi sejak kamu lahir, Nak, setiap kali melihat kejadian semacam itu, satu-satunya hal yang ingin aku lakukan adalah segera pulang ke rumah –iya, rumah kontrakan kita itu– dan memeluk kalian berdua. Kamu dan ibumu. Itulah rasa aman sederhana yang bisa aku sediakan.

Lebah Sudah Pergi

Hampir tiga tahun mereka menemani kita, Nak. Dan sekarang saat mereka pergi, ada perasaan aneh. Semacam rasa kehilangan. Padahal mereka hanya sekawanan lebah. Bagaimana seandainya itu teman-teman sungguhan yang pergi karena perangai buruk kita?

Bertamu

Sudah banyak orang yang bicara tentang kesucian, pahala, atau FPI. Tapi masihkah ada yang mau mengajak kita bicara tentang hal-hal mungil. Ramadhan adalah saat untuk menanyakan kembali kabar guru-guru kita. Mungkin mereka punya cerita tentang betapa nakalnya kita dulu.

Bukan Bobo

Dalam safari bergurunya, Nabi Musa dibuat heran oleh tindakan Nabi Khidir yang menegakkan sebuah tembok rumah yang hampir roboh. Nabi Musa, yang sebelum bertemu Nabi Khidir sempat menyebut dirinya sebagai mahluk paling alim di bumi, tak bisa menerima begitu saja tindakan Nabi Khidir. Mengapa dia harus menegakkan sebuah tembok di kota yang berisi orang-orang kafir yang tak mau menerima mereka dengan baik? Sebelumnya, Nabi Khidir melubangi perahu nelayan yang memberi mereka tumpangan dan membunuh seorang anak kecil yang mereka temui.