Gubernur Jakarta dan Tukang Comro yang Hilang

Bagian ke 2 dari 2 artikel dalam Topik : Menuju Jakarta Baru (Lagi)

Sebagai pemantau, saya melihat ada banyak kandidat lain juga yang bisa menjadi pengganti Ahok. Tentu tak ada gubernur yang bisa sempurna, yang bisa sempurna hanya Andra and The Backbone. Saya tak bermasalah dengan cara Ahok berbicara, karena itulah gayanya. Hanya saja kadang saya tidak setuju dengan isi ucapannya, khususnya masalah kabel yang katanya sabotase.

Sekolah untuk Apa. Foto: Achmad Sulfikar

Sekolah Untuk Apa ?

Sekolah untuk kemudian membangun bangsa dan negara? Ini juga lucu, malah bisa bikin mules sampe cepirit. Siapa kelompok paling garong di negeri ini? orang-orang pandai, petinggi negara yang sekolahnya sudah ke mana-mana itu justru mengeruk kekayaan negeri. Dengan cara yang canggih, cara yang tidak pernah bisa terpikirkan dalam kepala orang-orang yang tidak bersekolah, mereka mencuri dan menumpuk harta di bawah retorika hukum dan aturan yang mereka kuasai dan buat sendiri!

Masih Ada Tuhan di Kalijodo

Jelang detik-detik akhir pengusuran Kali Jodo, banyak cerita yang tercecer di tempat kelam ini, kiranya foto cerita ini dapat sedikit mewakilkan kerapuhan jiwa anak manusia serta lingkungannya kembali menyandarkan hati mereka pada sang Maha Kuat sebagai pelindung mereka.

Menjadi Cerdas di Dunia Maya

Melalui internet- social media, peluang anda untuk menjadi bodoh dan pintar sama besarnya. Otak anda bisa makin tumpul kalau setiap hari diasupi dengan beragam link berita atau status yang hanya berisikan hujatan, serangan atau celaan ke golongan tertentu. Atau Anda menjadi pemakai internet yang positif. Daripada ikut-ikutan menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, Anda bisa menjadi pembelajar yang kritis.

Tamu Tengah Malam

Tinggal di sebelah rumpun bambu, kalau ada ketukan pintu jam segitu, kadang mikirnya bukan siapa tapi apa yang ngetuk. Mungkin jika tak membeli benda yang cuma ada di toko kami, ada nyawa yang terancam mati. Halah. Ini jelas dramatisasi over dosis.

Mengapa Bahasa Indonesia Penting?

Bagian ke 1 dari 3 artikel dalam Topik : Bahasa Indonesia & Kita

Para perumus bangsa Indonesia adalah pemimpin bangsa yang berhasil menggunakan bahasa untuk menyatukan wilayah-wilayah yang terpisah-pisah secara fisik. Kita bisa menggunakan Bahasa Indonesia di manapun di seluruh wilayah Indonesia. Tidak seperti di Belgia, bergerak beberapa kilometer ke Utara atau ke Selatan saja, sudah harus berganti bahasa.

Ambe’ Korang, Pengukir Tau Tau Buku dari Rembon

Ide pembuatan patung tulang menurut Ambe’ Korang datang begitu saja. Ia memperhatikan kebiasaan masyarakat Toraja yang selalu memotong kerbau dan sapi dalam jumlah yang banyak dalam setiap pesta adat. Tulang belulang dari sampah pesta-pesta itulah yang dimanfaatkan Ambe’ Korang untuk dijadikan Tau Tau yang bernilai seni dan bernilai ekonomi.