BRI Luncurkan Satelit BRIsat, Apa Manfaatnya untuk Rakyat Indonesia?

Foto: Arianespace
Foto: Arianespace


19 Juni 2016 subuh waktu Indonesia, meluncur membawa satelit ke angkasa. Ini pertama kalinya perusahaan Arianespace membawa dua satelit sekaligus dalam satu kali peluncuran. Selain membawa BRIsat, Ariane 5 juga menggendong satelit EchoStar XVIII.
Ariane 5 meluncur dari Guiana Space Center, , Guyana Perancis, Amerika Selatan.

BRIsat yang berbobot 3540 kilogram (dengan bahan bakar) adalah satelit komunikasi dengan orbit Geostasioner 36.000 kilometer di atas ekuator. Satelit ini didesain untuk beroperasi selama 17 tahun. Dengan satelit ini, bisa memperluas jaringan dan pelayanan perbankannya hingga ke wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Kabar baiknya, BRIsat mengorbit di titik 150,5 Bujur Timur yang sempat kosong. Dengan peluncuran BRIsat, sekaligus mengamanankan orbit tersebut dengan satelit milik Indonesia.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), yang menyaksikan peluncuran dari Kantor BRI Pusat di , menyebutkan pengoperasian satelit ini akan menekan biaya-biaya operasional BRI. JK berharap, dengan inovasi baru ini, BRI bisa menurunkan suku bunga kreditnya.

Sebagaimana dikutip dari Detikcom, selama ini untuk melayani akses komunikasi 1.612 cabang, BRI harus menyewa sebanyak 23 transponder dari operator satelit. Untuk keperluan itu, BRI harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 500 miliar setahun.

Direktur Utama BRI Asmawi Syam, yang berbincang melalui teleconference dengan JK, berjanji akan melaksanakan arahan JK. Sebagai satu-satunya institusi perbankan yang mengoperasikan satelit milik sendiri, BRI yakin akan bisa menurunkan suku bunganya.

“Karena memang operational cost-nya tinggi, dan itu bisa kita tekan. Mudah-mudahan harapan kita pengurangan biaya operasional itu bisa kita transmisikan menjadi harga kredit yang kita berikan kepada masyarakat,” kata Wakil Direktur Utama BRI Sunarso, secara terpisah.

Sip. Syukur-syukur kalau bisa nol persen alias tanpa bunga ya, Om! 🙂

M Isfarani

anak magang di The River Post. Tugas utamanya sebenarnya bikin kopi dan beli nasi. Masih belajar menulis.